Sifat Boros Dalam Pandangan Islam
Dalam al Quran tepatnya di surat al Furqan ayat 67
tertulis bahwa Allah menyukai seseorang yang sederhana dan tidak berlebihan
dalam urusan harta. Dalam Islam, perilaku boros dan berlebihan adalah sesuatu
yang harus dihindari. Dalam surat al Isro’ ayat 29, Ibnu Katsiri menafsirkan
bahwa umat Islam diperintahkan untuk memilih sikap pertengahan, yakni tidak
terlalu kikir dan tidak terlalu boros karena keduanya adalah tindakan yang
tercela.
Dalam Islam, seorang pemboros diumpamakan seperti
saudara setan karena telah membiarkan orang lain kelaparan sementara dirinya
bergelimang kemewahan. Sementara itu, menginfaqkan seluruh harta tidak termasuk
pemborosan selama hal itu berada dalam jalan yang benar dan diridhoi Allah.
Selain melarang umat-Nya untuk boros di dalam urusan
harta, Allah juga melarang kita untuk tidak berlebihan dalam perkara makan dan
minum karena hal itu termasuk hal yang dibenci Allah. Hal itu tercantum di
dalam surat al A’raf ayat 31. Berlebihan dalam hal makan dan minum juga dapat
berdampak pada kesehatan jasmani.
Kegiatan pemborosan saat ini semakin mudah ditemui di
masyarakat. Salah satu contohnya adalah acara resepsi pernikahan yang terlalu
bermegahan dan berlebihan dalam menyajikan makanan untuk
para tamu.
Jadi,
dapat kita simpulkan bahwa sebagai umat Islam yang baik, kita tidak boleh
berlebihan di segala bidang. Selain itu, kita harus menyadari bahwa harta
sebenarnya hanyalah titipan Allah.
Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar